Senin, 11 Oktober 2010

Kala Takdir dan Cinta Memilih Jalannya sendiri

Teruntuk dirimu yang menempati satu ruang di hati.


Banyak harap yang pernah aq ukir di hati

Banyak doa yang pernah terucap dalam setiap sujud

Banyak airmata yang pernah tumpah

Banyak curiga yang pernah hinggap

Banyak usaha yang telah dicoba


Hingga q merasa lelah

Lelah jiwa yang sendiri

Lelah menanti tanpa satu yang pasti

Lelah berharap pada mimpi

Lelah menangis dalam isak

Namun q belum lelah berusaha


Teruntuk dirimu yang mungkin masih menempati hati ini


Maafkan diriku yang pernah menjadi noda dihatimu

Maafkan diriku yang membuatmu bimbang dalam iman

Maafkan diriku yang menjadi kerikil dalam perjalananmu

Maafkan diriku yang menciptakan warna kelabu di hidupmu

Maafkan diriku jika menjadi fitnah bagi dirimu


Teruntuk dirimu yang akan menempati hati ini


Kucoba lagi merangkai butiran doa

Kucoba lagi meminta yang terbaik

Kucoba lagi berharap yang terindah

Kucoba lagi menata isi jiwa

Kucoba lagi dan kucoba terus

Karena aku tahu

Masih ada takdir yang belum terwujud

Masih ada asa yang harus dikejar

Masih ada hati yang menyimpan rindu

Masih ada pinta yang ingin kupanjatkan

Semoga Allah memberikan yang terbaik untukQ dan dirimu

Penulis: Erna


Sumber : Ketika Cinta Menyapa

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...