Selasa, 30 November 2010

Cermin Diri

Dikisahkan, ada seorang pria yang sedang mengalami masalah bertubi-tubi. Rumah tangganya tidak harmonis.

Bersamaan dengan itu, dia pun terkena perampingan karyawan di perusahaannya sehingga dia harus berhenti bekerja.

Pada waktu yang senggang, dia berpikir dan mengevaluasi diri. Apa yang salah dengan hidupku? Mengapa aku gagal terus? Bagaimana caranya untuk merubah kegagalan dengan kesuksesan?

Dimulailah pencarian jawaban atas pertanyaannya dengan pergi ke toko buku dan membeli buku-buku yang dianggapnya mampu memberi jawaban. Setelah beberapa buku habis di baca, dia merasa tidak puas dan tidak pula menemukan jawabannya.

Tiba-tiba timbul inspirasi di pikirannya, kenapa aku tidak menanyakan langsung saja ke penulis buku-buku itu?

Pasti akan lebih berhasil bila aku bisa mendapatkan petunjuk langsung dari si penulis. Maka ditemuilah si penulis buku.

Setelah menceritakan semua kegagalan yang dialaminya, dia berkata,

“Tuan penulis, tolong ajarkan kepada saya, rumus dan cara yang bisa membuat saya sukses”.

Si penulis pun menjawab,

“Kalau anda membaca buku saya dengan teliti, dan menjalankan dengan nyata , tentu akan ditemukan cara-cara menuju sukses”

”Saya sudah membaca habis, bahkan hafal isi buku anda, tetapi tetap saja belum menemukan rumus sukses. Oleh karena itu, saya memutuskan untuk bertanya langsung”.

Si penulis berpikir sejenak dan berkata, “Baiklah, saya akan ketemukan kamu dengan seseorang.

Biar dia yang memberitahu kamu bagaimana cara sukses dalam hidup ini”.

Dengan gembira si pria bertanya, “Dimana orang itu bisa saya temui?”

Si penulis mengajak pria itu ke sebuah kamar, “Dia ada di dalam kamar ini”.

Maka Pria itu pun mengetuk pintu dan segera masuk ke dalam kamar. Namun dia heran karena tidak ada seorangpun di dalam kamar tsb, yang ada hanya sebuah cermin besar.

Lalu si Penulis berkata, “Lihatlah ke cermin itu.

Orang yang ada di cermin itu adalah sang penolong yang kamu cari untuk menunjukkan bagaimana caranya meraih sukses.

Sesungguhnya hanya kamu yang bisa menolong dirimu sendiri, tanpa kamu berani memulai dari dirimu sendiri untuk berusaha dan berjuang maka kamu tidak akan meraih sukses!”

Seketika itu juga si pemuda tersadar.

Bukankah Inti dr semua keresahan maupun permasalahan yang ada pada seseorang baik itu berupa menghilangkan rasa Bete, jenuh, mengalahkan Sikap Egois, Arogan, Ujub etc, mudah putus asa, Sakit hati, Hati yang terluka karena sikap seseorang atau Cinta,mudah tersinggung, cepat marah, tidak bersemangat, malas, kurang/tidak amanah, ingin menjadi sukses baik di dunia & akhirat,Ingin menjadi seorang yang setia, ingin menjadi seorang yang sholeh/ah, ingin dicintai&mencintai karena Alloh, etc... Kesemua hal tersebut dikembalikan ke Individu pribadi masing" manusia.

Inti dari permasalahan hidup ini, seberapa kenal anda mengenal dengan diri anda dan seberapa bijak pula anda memaknai quote ini "Man Jadda Wajada" ??

Ibnul Qayyim berkata, "Barangsiapa mengenal Allah niscaya mengenal selain-Nya. Dan barangsiapa jahil terhadap Rabb-nya niscaya lebih jahil terhadap selain-Nya." [Al 'Ilmu, Fadhluhu wa syarfuhu, halaman 98]

“Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum kecuali kaum itu sendiri yang mengubah apa apa yang pada diri mereka ” (QS. Ar-Ra'du (13) :11)

Perubahan itu dimulai dengan 3 M:

Mulai dari diri sendiri,

Mulai dari hal yang terkecil

Mulai saat ini juga (Aa'Gym)


Sumber : Renungan N Kisah Inspiratif

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...