Rabu, 05 Januari 2011

Pelajaran Hidup


♫•*¨*•.¸¸ﷲ¸¸.•*¨*•♫♥♥♥♥♥♥♫•*¨*•.¸¸ﷲ¸¸.•*¨*•♫♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥

Saat kau berumur 1 tahun dia menyuapi dan memandikanmu, sebagai balasannya “KAU, MENANGIS SEPANJANG MALAM.” Saat kau berumur 2 tahun dia mengajarimu bagaimana caranya berjalan, sebagai balasannya “KAU KABUR SAAT DIA MEMANGGILMU.”

Saat kau berumur 3 tahun dia memasakkan semua makananmu dengan penuh kasih sayang, sebagai balasannya “KAU BUANG PIRING BERISI MAKANAN KE LANTAI.”Saat kau berumur 4 tahun dia memberimu pensil warna, sebagai balasannya “KAU CORAT-CORET DINDING RUMAH DAN MEJA MAKAN.”Saat kau berumur 6 tahun dia mengantarkanmu pergi ke sekolah, sebagai balasannya “KAU BERTERIAK NGGA MAU.” Saat kau berumur 7 tahun dia memberikanmu bola, sebagai balasannya “KAU LEMPARKAN BOLA ITU KE JENDELA TETANGGA.”

Saat kau berumur 8 tahun dia membelikanmu ice cream, sebagai balasannya “KAU TUMPAHKAN HINGGA MENGOTORI SELURUH BAJUMU.”

Saat kau berumur 13 tahun dia membayar mahal untuk Les private dan Mengaji, sebagai balasannya “KAU SERING BOLOS DAN JARANG BELAJAR.”

Saat kau berumur 14 tahun dia mengantarkanmu dan teman-temanmu ke bioskop, sebagai balasannya “KAU MEMINTA DIA DUDUK DI BARIS YANG LAIN KARENA MALU.”

Saat kau berumur 15 tahun dia melarangmu melihat acara khusus orang dewasa, sebagai balasannya “KAU TUNGGU DIA SAMPAI KE LUAR RUMAH.” Saat kau berumur 16 tahun dia menyarankanmu untuk memotong rambut, sebagai balasannya “KAU KATAKAN BAHWA DIA GA TAHU MODEL.”

Saat kau berumur 17 tahun dia membayar biaya sekolah, sebagai balasannya “KAU GUNAKAN UANGNYA UNTUK FOYA FOYA DAN MABUK MABUKAN.” Saat kau berumur 18 tahun dia ajarkan kau mengemudi mobil, sebagai balasannya “KAU PAKAI MOBILNYA SETIAP ADA KESEMPATAN TANPA PEDULI KEPENTINGANNYA.”Saat kau berumur 18 tahun dia sedang menunggu telepon yang penting, sebagai balasannya “KAU PAKAI TELEPON SEMALAM SUNTUK.”

Saat kau berumur 18 tahun dia menangis terharu karena kau lulus SMU, sebagai balasannya “KAU BERPESTA DAN MABUK MABUKAN DENGAN TEMANMU SAMPAI PAGI.” Saat kau berumur 19 tahun dia membayar biaya kuliahmu dan mengantarkanmu ke kampus pada hari pertama masuk, sebagai balasannya “KAU MINTA DITURUNKAN JAUH DARI PINTU GERBANG AGAR KAU TIDAK MALU DI DEPAN TEMAN-TEMANMU.”Saat kau berumur 20 tahun dia bertanya dari mana saja seharian ini,Apa sudah sholat? sebagai balasannya “KAU MENJAWAB, ‘AH IBU CEREWET AMAT.’”

Saat kau berumur 21 tahun dia bertanya ingin seperti apa karirmu di masa depan, sebagai balasannya “KAU BERKATA, AKU TIDAK INGIN SEPERTI IBU.’”

Saat kau berumur 23 tahun dia memelukmu dengan haru saat kau lulus perguruan tinggi, sebagai balasannya “KAU TIDAK USAH DATANG KARENA SAYA HANYA LULUS D3.”

Saat kau berumur 25 tahun dia memelukmu dengan haru saat kau diterima bekerja, sebagai balasannya “KAU HABISKAN UANG GAJIMU UNTUK TEMAN2 TANPA TERPIKIR UNTUK MEMBANTUNYA.”

Saat kau berumur 30 tahun dia membantu membiayai pernikahanmu, sebagai balasannya “KAU PINDAH KE KOTA LAIN YANG JARAKNYA LEBIH DARI 500 KM.”

Saat kau berumur 31 tahun dia menitipkan uang warisan hasil penjualan rumah, sebagai balasannya “KAU PAKAI UNTUK MODAL USAHA TANPA MEMBERITAHUNYA”

Saat kau berumur 32 tahun dia menelepon untuk memintamu untuk mengantarkan ke undangan salah satu kerabatnya, sebagai balasannya “KAU JAWAB, ‘IBU SAYA SIBUK SEKALI.’”

Saat kau berumur 50 tahun dia terbaring sakit sehingga perlu perawatanmu, sebagai balasannya “KAU BACA SEBUAH ARTIKEL TENTANG PENGARUH NEGATIF ORANG TUA YANG MENUMPANG TINGGAL DI RUMAH ANAK-ANAKNYA.”

DAN HINGGA SUATU HARI DIA MENINGGAL DENGAN TENANG DAN TIBA-TIBA KAU TERINGAT BANYAK HAL YANG BELUM KAU LAKUKAN UNTUK DIA, PERASAAN BERSALAH DATANG MENGHANTAM HATIMU TANPA AKHIR.** 


Sumber : Renungan N Kisah Inspiratif

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...